Nanti Malam Kemenag Umumkan Hasil Sidang Isbat

53
Pemantauan Hilal | Foto : Ilustrasi (Istimewa)

JAKARTA, lampungkita.id – Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penentuan dimulainya puasa Ramadan tahun 2019 pukul 17.00 WIB di Auditorium H.M. Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Minggu (5/5/2019).

Pemantauan Hilal | Foto : Ilustrasi (Istimewa)


Dikuti dari tirto.id, Sidang yang rencananya berlangsung tertutup tersebut dimulai dengan pemaparan posisi hilal awal Ramadan oleh Tim Falakiyah Kementerian Agama.


Sidang isbat akan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, juga pakar falak dari ormas-ormas Islam. 


Selain itu, peserta sidang meliputi Duta Besar negara-negara sahabat, Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.


“Sidang isbat merupakan wujud kebersamaan Kementerian Agama selaku Pemerintah dengan Ormas Islam dan instansi terkait dalam mengambil keputusan, yang hasilnya diharapkan dapat dilaksanakan bersama,” Terang Dirjen Bimas Islam, Muhamadiyah Amin, Jumat (3/5/2019) dikutip situs web Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI).


Kementerian Agama sendiri menurunkan sejumlah pemantau hilal Ramadan 1440H di 102 titik di seluruh provinsi di Indonesia. Para pemantau ini berasal dari petugas kantor wilayah (kanwil) Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota yang bekerjasama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam serta instansi terkait setempat.


Hasil data hisab dan pantauan rukyatul hilal yang telah dilakukan olehtim Kemenag di seluruh Indonesia akan disampaikan dalam sidang isbat setelah maghrib. Berdasarkan hasil tersebut, sidang tersebut akan memutuskan kapan dimulainya awal Ramadan tahun ini.


“Keputusan sidang itu akan disampaikan dalam Konferensi Pers yang dilakukan oleh Menteri Agama, DPR, serta MUI. Kita jadwalkan pukul 19.00 sudah bisa dilakukan konferensi pers,” ujar Amin.(*)