Dua Residivis Curanmor Asal Lampung Tengah Dibekuk Setelah Belasan Kali Beraksi di Bandar Lampung

Bandar Lampung, lampungkita.id Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung.

Kedua pelaku yakni berinisial A.F. (32) dan R. (41), warga Lampung Tengah.
Keduanya ditangkap pada Senin (27/3/2026) sore di wilayah Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah, setelah tim Tekab 308 Polresta Bandar Lampung berkoordinasi dengan jajaran Polres Lampung Tengah.

Polisi mencatat bahwa kedua pelaku merupakan residivis kasus serupa.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengatakan pelaku beraksi menggunakan kunci letter T untuk merusak kunci kendaraan sebelum membawa kabur sepeda motor korban.

“Pelaku menggunakan kunci letter T. Dari hasil penyelidikan, keduanya berhasil kami identifikasi dan diketahui merupakan residivis,” kata Kompol Gigih, Selasa (31/3/2026).

Peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (26/3/2026) pagi di sebuah rumah kos di Jalan H. Muis, Kelurahan Durian Payung. Korban berinisial D.F. (23) kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya yang diparkir di depan kamar kos. Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV)
Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur kepada salah satu pelaku lantaran melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa sepeda motor hasil curian, kendaraan yang digunakan pelaku, dua kunci letter T, serta rekaman CCTV.

Gigih menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, kedua tersangka mengaku telah melakukan pencurian di sejumlah lokasi lain di wilayah Bandar Lampung.

Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan dan tempat kejadian perkara lain.

“Pengakuan sementara, keduanya ini sudah 11 kali beraksi di wilayah Bandar Lampung, namun ini masih kami dalami,” ujarnya.

Kedua pelaku saat ini sudah dilakukan penahanan di rutan Mapolresta Bandar Lampung dan diperiksa secara intensif. (*)