lampungkita.id, Bandar Lampung – Rangkaian Pra-PKKMB tahun 2026 dimanfaatkan untuk memperkenalkan pendidikan vokasi kepada mahasiswa baru Politeknik Negeri Lampung. Kegiatan tersebut menjadi gerbang awal sebelum peserta mengikuti pengenalan kehidupan kampus secara penuh.
Mahasiswa baru memperoleh pembekalan mengenai profil jurusan dan program studi yang dipilih. Mereka juga dikenalkan dengan sistem pembelajaran yang diterapkan di lingkungan pendidikan vokasi.
Selain pembekalan akademik, peserta mengikuti tes kesehatan sebagai bagian dari tahapan persiapan kuliah. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendukung kesiapan mahasiswa selama menjalani proses belajar.
Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dwi Puji Hartono, mengatakan mahasiswa perlu memanfaatkan momentum ini untuk membangun jejaring dan pengalaman baru. Masa pengenalan kampus juga menjadi kesempatan memahami budaya akademik sejak awal.
“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Politeknik Negeri Lampung Tahun Akademik 2026/2027. Kalian adalah generasi muda yang telah memilih pendidikan vokasi sebagai jalan untuk mengembangkan kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja,” ujarnya, Senin, 3 Agustus 2026.
Kegiatan berlangsung secara bergiliran di delapan jurusan selama periode pelaksanaan Pra-PKKMB. Setiap jurusan memberikan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa.
Peserta memperoleh informasi mengenai fasilitas pembelajaran, aturan akademik, hingga aktivitas kemahasiswaan. Pembekalan tersebut diharapkan membantu mahasiswa lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus.
“Manfaatkan setiap kesempatan belajar, bangun karakter yang baik, junjung tinggi integritas, disiplin, dan semangat kolaborasi agar kelak mampu menjadi lulusan yang unggul, inovatif, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa,” ucap Dwi Puji Hartono.
Melalui pengenalan sejak awal, mahasiswa diharapkan memahami arah pendidikan yang akan ditempuh. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. (*)






