BJ Habibie Wafat, Cucu Ungkap Kerinduannya, Najwa Shihab : Selamat Terbang Menuju Keabadian

27

Jakarta, lampungkita.id Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun kabar duka datang dari dunia dirgantara,  Presiden RI Ke-3 Prof. Dr. Bacharuddin Jusuf Habibie tutup usia Rabu, 11 September 2019, Pukul 18.05 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta

BJ Habibie sebelumnya sempat menjalani perawatan di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun, Kartika RSPAD sejak 1 September 2019, karena kondisi kesehatannya menurun

Kabar tokoh besar Dirgantara Indonesia tutup usia tersebar luas di media sosial setelah cucu keponakan almarhum, Melanie Subono menulis status kepergian sang eyang tercintanya disertai foto BJ Habibie bersama Ainun Habibie.

“Eyang sampai jumpa di keabadian, senangnya dah bisa ngelepas kangen sama eyang putri, bisa berduaan lagi. Kita di sini ikhlas asal eyang bahagia. Selamat jalan. Terima kasih sudah membuat Indonesia jauh lebih baik,” begitu isi kalimat yang diunggahnya melalui akun Instagram pribadinya.

Selain itu, presenter kondang Najwa Shihab dalam akun Instagramnya mengaku hatinya merasa amblas setelah mendengar kabar meninggalnya sang Profesor dari dokter Vireza Pratama, spesialis jantung yang menemaninya di ruang CICU.

“Rabu jam 10 pagi saya dan Abi Quraish menjenguk Eyang Habibie di RSPAD Gatot Subroto, kondisinya sempat membaik saat itu. Saya menyaksikan ketika Abi Quraish memegang tangan dan berbisik ke telinga Eyang habibie “Berkah ilmu Pak Habibie yang akan melapangkan jalan Bapak nanti” Eyang memang sudah tidak bisa menjawab tapi matanya masih bergerak-gerak tanda mengerti dan tidak lama kemudian Eyang menangis.

Amblas rasanya hati saya, jam 18.06 pesan singkat itu masuk. Innalillahi wa inna ilahi rojiun. Telah wafat Bapak BJ Habibie.

Najwa yang saat itu sedang berada di Studio Trans7 untuk mempersiapkan acara Live mata Najwa episode KPK, langsung menghubungi dokter untuk mengonfirmasi informasi tersebut.

“Dan benar, tepat jam 18.03 Eyang Habibie berpulang “Saya sendiri yang tadi memeriksa kondisi dan mengumumkan jam wafatnya ini mbak Nana,” ujar Nana sapaan akrabnya menceritakan keterangan dokter.

Habibie adalah cinta. Ia pencinta yang penuh seluruh. Cintanya pada Ainun selalu sungguh, cintanya pada Indonesia tak pernah luruh. Cinta pulalah yang membuat saya memilih foto-foto ini untuk mengenang Eyang Habibie. Saat ia sedang tertawa dengan mata jenakanya yang khas.

Saat ia dengan riangnya berkata di Mata Najwa “Saya tidak lagi takut mati karena andaikan sampai waktunya nanti, saya akan tahu yang akan menemui saya pertama kali adalah Ainun”

Untuk Bacharudin Yusuf Habibie selamat terbang menuju keabadian,” tutupnya. (LK-002)