Diduga Listrik Rumahnya Dicabut PLN, Rumah Seorang Warga Kaliawi Habis Terbakar Karena Lilin Yang Dia Nyalakan Terjatuh

40

Bandar Lampung, lampungkita.id – Diduga karena api lilin, sebanyak 12 rumah warga di Jalan Raden Patah, Gang Cirius 3, Kelurahan Kaliawi, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung habis dilalap api.

Menurut keterangan Kuriah (38) warga setempat, api bermula muncul dari rumah tetangganya bernama Herman, api tiba-tiba membesar dan melahap habis 11 rumah lainnya.

“Gara gara lilin itu mas. Sekitar pukul 12.00 WIB saya lihat api dari rumah Herman, eh tiba tiba membesar cepat sekali, apalagi semalam anginnya kencang. Habis semua terbakar,” ujar Kuriah kepada lampungkita.id di lokasi kejadian, Kamis, (05/09)

Selain itu, Burhan (37) warga yang rumahnya bersebelahan dengan rumah Herman mengaku panik dan berusaha menyelamatkan rumahnya saat api besar disertai ledakan membakar rumah di sekelilingnya.

“Saya panik sekali, ada suara tabung gas meledak juga, sepontan saya sirami sekeliling rumah saya dengan air yang ada. Untungnya banyak yang bantu nyiram. Jadi, rumah saya tidak kena api,” terangnya.

Menurutnya, rumah Herman sudah sekitar satu bulan tidak menggunakan listrik karena telah dicabut oleh PLN. Oleh karena itu dia terpaksa menggunakan lilin.

“Kan dia tidak ada listrik, sudah dicabut PLN, makanya dia pakai lilin, ternyata lilinya kesenggol tikus jatuh membakar barang barang yang ada. Apalagi rumah dia papan semua, makanya apinya cepat nyamber ke rumah tetangga,” tukasnya.

Sementara itu, sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung M Rizki mengatakan, kebakaran yang terjadi dini hari tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka luka. Korban sementara mengungsi di rumah saudaranya masing-masing

“Ya semalam terjadi kebakaran, 12 rumah semi permanen yang terbakar dengan luas bidang 30 x 30 meter persegi, berdasarkan informasi tidak ada korban jiwa,” terangnya.(LK-002)