Dinkes Provinsi Lampung Berikan Data Covid19, di Kota Bandar Lampung 542 Orang Dalam Pemantauan

259
Kepala Dinas Provinsi Lampung Reihana

Bandar Lampung, lampungkita.id – Sebagai upaya mendeteksi covid19, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung telah memantau 4.822 orang di Provinsi Lampung sejak 27 Januari hingga 14 Maret 2020 kemarin. Informasi tersebut telah dipublikasikan melalui rilis.

Berdasarkan rilis yang disebarkan sejak Minggu 15/3/2020 kemarin, dari total 4.822 orang dalam pemantauan (ODP), ada 2.999 orang yang dinyatakan sehat. Sementara sisanya sekitar 1.823 orang masih dipantau perkembangannya.

Dari sebanyak 1.823 orang tersebut, Dinas Kesehatan menyatakan Kota Bandar Lampung menjadi daerah terbanyak ODP dengan jumlah 542 orang, disusul Lampung Timur sebanyak 398, Lampung Tengah 174, Lampung Selatan 134. Kemudian disusul Tanggamus 114, Pesisir Barat 106, dan Pringsewu 96 orang.

Kemudian di daerah lainnya seperti Pesawaran ada 63 orang, Metro 48, Tulangbawang 38, Tulang Bawangbarat 26, Mesuji 16, Way Kanan 34, dan Lampung Utara 34. Untuk Kabupaten Lampung Barat menjadi satu-satunya daerah yang nihil dalam ODP.

Data tersebut  juga menyebutkan ada dua pasien dalam pengawasan (PDP) di Lampung, pertama seorang laki-laki berusia 62 tahun yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung, dan satu orang berjenis kelamin laki-laki berusia 36 tahun yang dirawat di RSUD Ahmad Yani Kota Metro.

Untuk saat ini dua orang PDP yang dirawat di dua rumah sakit tersebut, pihak Dinas Kesehatan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang dikirimkan ke Jakarta. Nantinya, hasil tersebut akan dikirimkan ke Kementerian Kesehatan RI. Untuk diketahui

” Pemantauan covid19 ini dilakukan oleh Tim Surveilance Dinas Kesehatan, yang tersebar di 15 kabupaten/kota. Kami mengimbau kepada masyarakat Lampung, untuk tetap tenang dan tidak panik. Terkait adanya informasi-informasi tentang virus corona. Kita semua berdoa, semoga tidak ada pasien dengan hasil konfirmasi positif corona di wilayah Lampung,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, Senin (16/20).

Reihana menambahkan, sebutan ODP adalah orang-orang telah kontak dari negara yang sudah terkonfirmasi corona, namun belum menunjukkan gejala-gejala. Orang dalam kategori ini,  melakukan kontak dengan orang yang diduga positif corona. Sehingga harus dilakukan tahapan pemantauan. 

“Untuk PDP adalah, orang yang sudah menunjukkan gejala-gejala virus tersebut. Seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan sesak nafas, dan ada riwayat kontak dengan orang yang telah terkonfirmasi positif,” terangnya.

Sementara orang yang suspect tambahnya, adalah orang yang sudah menunjukkan gejala terjangkit corona. Dimana orang tersebut diduga kuat sudah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19. Untuk pasien suspect ini, nantinya akan diperiksa spesimennya. Dengan tujuan untuk, mengkonfirmasi positif atau negatifnya virus.(LK-002)