Dirjen Profesi ingin menjaring alumni melalui “tracer study”

Direktur Jenderal Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, Wikan Sakarinto, menargetkan lulusan VET pada 2019. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat pelatihan vokasi di Indonesia.

“Ini adalah program temu alumni nyata yang bertujuan untuk memperkuat pendidikan vokasi dan memperkuat Indonesia,” kata Wikan saat meluncurkan situs Kemendikbud, Minggu (29/11/2020).

Baca juga: General Manager Professional Affairs Ingin Kirim Talenta Terbaik ke Seluruh Dunia

Untuk mengumpulkan data, Wikan melakukan studi evaluasi atas pelaksanaan program pelatihan vokasi atau tracer study.

Penelitian ini menggunakan aplikasi khusus yang akan dikirimkan pada tahun 2019 dengan nama pengirim Ditjen Pendidikan dan Pelatihan Vokasi melalui SMS dan email kepada lulusan VET yang sebagai responden langsung dipersilahkan dengan nama kontaknya.

“Nantinya beberapa PNS akan mengunjungi sekolah atau lembaga VET sebagai tujuan program untuk mengumpulkan informasi kontak lulusan 2019 dan memvalidasi detail kontak dari alumni lulusan VET 2019,” kata Wikan.

Pelaksanaan pendataan ini direncanakan pada 6 Desember 2020. Oleh karena itu, ia berharap unit atau lembaga VET dapat bekerja sama dengan memberikan detail kontak lulusan VET 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

“Kemudian juga masukan ke dalam aplikasi agar program ini sukses,” kata Wikan.

Menelusuri jejak alumni juga berarti mengetahui kompetensi para alumni tersebut, baik yang sesuai dengan kebutuhan bisnis maupun industri.

“Tidak hanya untuk satuan pendidikan, hasil penelitian juga bisa dimanfaatkan oleh institusi lain,” jelasnya.

Nantinya, lanjutnya, satuan pendidikan atau lembaga yang melakukan penelitian bisa melakukan berbagai evaluasi agar output lulusan bisa terserap sepenuhnya oleh dunia usaha atau industri.

“Ini juga sebagai database alumni dan membangun jaringan dengan alumni

, juga sebagai bahan evaluasi kompetensi lulusan, kurikulum, tenaga pengajar dan pengembangan sekolah/kampus,” jelasnya.

Selain nilai tambah bagi akreditasi lembaga pendidikan dan acuan pelatihan, hasil penelitian juga menjadi alat monitoring bagi instansi terkait dan memudahkan industri untuk mendapatkan informasi lulusan yang kompeten.

LIHAT JUGA :

indonesiahm2021.id
unesa.id
unimedia.ac.id
politeknikimigrasi.ac.id
stikessarimulia.ac.id
ptsemenkupang.co.id

Rate this post