Ingin Membeli Gitar? 10 Jenis Gitar Ini Layak Dimiliki

829

lampungkita.id Siapa pun, pasti menyukai musik. Salah satu alat musik paling populer untuk dimainkan adalah gitar. Dengan suara khas dari petikan dawai, suara gitar menjadi lantunan musik yang enak di dengar, walaupun hanya dengan 1 alat musik.

Bagi pemain musik, gitar adalah dasar alat musik. Dengan beragam jenis, gitar mampu mengeluarkan suara yang berbeda-beda sesuai jenisnya.

Ingin membeli gitar? Berikut jenis-jenis gitar yang dapat menjadi pilihan anda untuk dipertimbangkan sebelum membelinya.

1. Gitar akustik

Berbicara tentang gitar akustik, ada dua jenis yaitu yang mempunyai steel-base string dan yang klasik. Perbedaan yang ketara di antara kedua jenis tersebut adalah badan dari gitar klasik yang cenderung lebih lebar dengan ukuran relatif sama, namun gitar akustik bisa dibuat dengan berbagai macam ukuran. Untuk suaranya sendiri, gitar akustik bisa digunakan untuk berbagai jenis genre musik seperti jazz, pop, rock, dll. Sedangkan gitar klasik terbatas hanya untuk jenis musik klasik. Pada cara pemakaian pun juga berbeda, apabila gitar klasik dapat dimainkan dengan jari-jari tangan, gitar akustik harus menggunakan plectrum karena senarnya yang terbuat dari baja.

2. Gitar elektrik

Gitar jenis ini biasanya dimainkan untuk musik rock, jazz, pop bahkan juga blues dengan menggunakan amplifier yang bertujuan untuk mendapatkan kekencangan suara seperti yang diinginkan. Gitar elektrik jika dibandingkan dengan gitar akustik pastinya mempunyai perbedaan, yaitu senar pada gitar elektrik yang cenderung lebih tipis dan bobotnya lebih berat dibanding gitar akustik. Suara yang dihasilkan pun juga lebih kasar dan kencang, tidak seperti gitar akustik yang menghasilkan suara lebih lembut.

3. Gitar dua belas senar

Jenis gitar ini pastinya berbeda dengan model enam senar yang biasanya anda jumpai di toko. Gitar ini mempunyai dua belas senar yang digabungkan menjadi satu sehingga tetap terlihat seperti gitar enam senar biasa. Hal ini menjadikan gitar dua belas senar mempunyai kemampuan untuk menciptakan suara yang lebih jernih dan jelas, namun untuk memainkannya, anda harus menekannya dengan kencang agar suara yang dikeluarkan tidak fals.

4. Gitar archtop

Gitar ini adalah gitar dengan semi-hollow body dan steel string yang umumnya sangat disukai para musisi jazz hampir di seluruh dunia. Walaupun nampak agak sama antara archtop dan gitar akustik, keduanya berbeda, yaitu archtop memiliki top body yang terbuat dari maple, sedangkan gitar akustik kebanyakan menggunakan kayu spruce. Saat dimainkan pun, archtop mengeluarkan suara yang cenderung lebih seperti gitar elektrik namun dengan sentuhan mellow. Yang jelas untuk anda penggemar musik jazz, gitar ini sangat cocok menjadi pilihan.

5. Gitar baja

Gitar yang berasal dari Hawaii ini berbeda dengan gitar elektrik. Bobotnya pun pastinya lebih berat dan mempunyai dua jenis, yaitu gitar dengan pedal yang dimainkan secara horisontal di atas pangkuan anda. Kaki kiri menekan instrumen pada pedal sedangkan kaki kanan digunakan untuk mengatur volume pada pedal. Untuk yang kedua dapat digunakan dengan cara ditaruh di atas pangkuan atau juga di meja namun memainkannya tidak dengan menekan senar pada fretboard jari namun menggunakan metal bar.

6. Gitar resonator

Gitar yang satu ini bisa dibilang unik dan sangat berbeda dengan gitar yang telah disebutkan di atas. Sound hole yang biasanya kita temukan pada sebuah gitar, tidak ada pada jenis gitar yang satu ini karena digantikan dengan piringan berbentuk bundar yang juga untuk menyembunyikan resonator kerucut. Kerucut ini berfungsi sebagai loudspeaker untuk memanipulasi suara agar terdengar lebih sengau. Gitar jenis ini kebanyakan disukai oleh para musisi country atau juga blues. Loading…

7. Gitar bass

Gitar bass adalah salah satu tipe gitar yang sangat populer dengan senarnya yang memiliki ukuran lebih tebal untuk menghasilkan nada-nada rendah. Dibandingkan dengan gitar akustik, bentuk badan gitar bass lebih besar dengan bagian leher agak panjang. Ada dua tipe gitar bass yang biasanya dipakai, yaitu elektrik gitar bass dan akustik gitar bass.

8. Gitar double neck

Pada gitar jenis ini terdapat dua macam gitar yang dijadikan satu, yaitu gitar dengan enam string dan gitar dua belas string pada badan yang sama yang berfungsi sebagai resonator center. Gitar ini digunakan oleh musisi yang ingin berganti-ganti notes namun tidak memungkinkan hanya menggunakan satu gitar saja.

9. Gitar klasik

Asal muasal dari gitar ini dapat anda telusuri di negara Spanyol, di mana dulunya gitar ini digunakan untuk memainkan musik konvensional dengan latar belakang klasik. Karakteristik dari gitar jenis ini adalah, bodynya yang terbuat dari kayu dengan string terbuat dari bahan nylon sehingga dapat menghasilkan nada-nada yang mengalun lembut.

10. Gitar flamenco

Perbedaan mendasar dari gitar Flamenco dengan gitar klasik adalah ukuran fretboard pada gitar ini lebih lebar dibanding gitar klasik. Gitar Flamenco kebanyakan dipilih oleh musisi atau orang-orang yang suka memainkan notes dengan variasi panjang.

11. Gitar Semi Akustik

Gitar elektrik semi-akustik terlihat lebih seperti gitar listrik bodi padat, namun memiliki beragam bentuk, ukuran, kedalaman bodi, dan potongan ruang. Pada gitar listrik semi akustik ini terdapat hollow sound box besar yang terletak di tengah agar menghasilkan suara yang nyaring sehingga anda tidak memerlukan amplifier saat bermain di ruangan yang kecil. Sound box pada gitar semi-akustik terbuat dari metal sehingga kualitas suara yang dikeluarkan tidaklah sama dengan gitar akustik. Jenis gitar semi akustik bisa dimainkan sebagai gitar akustik sekaligus gitar listrik. Gitar semi akustik dibuat untuk menghasilkan suara yang lebih bagus dan tentunya harganya sangat mahal. Jadi, belum disarankan bagi gitaris pemula.

12. Gitar Elektrik-Akustik

Gitar elektrik-akustik atau akustik-elektrik atau gitar listrik-akustik sama saja! Banyak orang yang agak bingung dengan jenis gitar semi akustik yang sudah dijelaskan di poin 8. Jadi, gitar yang satu ini pada dasarnya adalah gitar akustik dan bisa terdengar luar biasa saat dipasang atau dimainkan secara alami. Jenis gitar ini dapat dipadukan dengan pickup, mikrofon built-in, atau bahkan sensor Piezo yang sangat sensitif untuk mengambil getaran agar diperkuat, dikirim ke mixer, atau perangkat perekam lainnya. Gitar elektrik-akustik ini memiliki lubang nada seperti gitar akustik, tetapi pimped keluar dengan elektronik.

15. Gitar Mini Traveler

Para pelancong yang hobi main gitar tentu tidak praktis membawa gitar akustik konvensional. Oleh karena itu, mereka menginginkan gitar dengan bentuk atau spesifikasi khusus yang memenuhi unsur kepraktisan bagi para gitaris di perjalanan. Leher dan fretboard gitar akan tetap konsisten dengan gitar akustik yang khas, tapi dengan bentuk body yang bervariasi. Gitar mini traveler bisa memiliki bentuk body yang aneh, khas, dan senyap karena dibuat kompak, ringan, dan sangat portabel.

16. Gitar Akustik Mini

Jika Anda bepergian ke luar negeri dan gitar konvensional agak aneh serta menyulitkan untuk Anda, maka Anda mungkin ingin mempertimbangkan gitar akustik mini. Semua orang yang ingin anak-anaknya bisa main gitar pemula, maka akustik mini adalah hadiah yang sangat bagus. Selain ukuran nyaman untuk bepergian, gitar akustik mini juga lebih mudah dipegang, mengurangi hambatan belajar bagi anak-anak pemain pemula, dan fretboard yang lebih kecil jauh lebih dapat dimainkan untuk tangan dan jari yang lebih kecil.

17. Gitar Parlor

Model gitar Parlor adalah sesuatu yang istimewa di tahun 1800an, terutama di Eropa. Saat itu, gitar kecil ini dilengkapi dengan senar nilon. Pada awal tahun 1900-an, musisi blues awal benar-benar membuat hentakan musik dengan gitar berukuran mini ini. Gitar ini disebut Parlor karena kerap dimainkan di ruang tamu atau teras rumah untuk menghibur tamu yang datang. Gitar Parlor sangat disukai karena ukurannya yang ringkas dan suaranya yang khas. Dulu gitar ini banyak dimainkan oleh wanita. Mulai populer di awal abad ke-19 dan banyak dipakai untuk musik bergenre blues dan folk. Seiring waktu gitar ini tidak diidentikkan dengan feminisme lagi, sehingga banyak dipakai oleh musisi musisi pria seperti Steve Howe (Yes) dan Ian Anderson (Jethro Tull). (LK002)