Lakukan Hal Ini Untuk Mengurangi Sampah

628

lampungkita.id Pernah melihat orang melempar sampah ke luar mobil? Atau melihat orang menaruh gelas kertas bekas kopi di sembarang tempat? Ya, sebagian orang sepertinya tidak terlalu khawatir dengan sampah, asal bukan dibuang di pekarangan rumah mereka. Padahal, tumpukan sampah bisa menimbulkan berbagai macam gangguan. Seperti banjir dan serangan penyakit berbahaya. Lalu apa dapat Anda lakukan untuk mewujudkan lingkungan bersih?

Mulai dari Rumah

Ajak seluruh anggota keluarga terlibat dalam mengelola sampah, demi kesehatan dan kenyamanan bersama.

  • Tutup tempat sampah. Gunakan tempat sampah tertutup agar tidak mengundang hama, serta usahakan posisi tempat sampah terjangkau oleh Anda, atau petugas kebersihan.
  • Pilah tempat sampah. Jika memungkinkan, pilah sampah paling tidak menjadi dua tempat. Tempat sampah basah untuk sisa makanan, sayur-mayur, dan dedaunan, serta sampah kering seperti plastik mainan, logam, karet, botol, gelas minuman, dan kaleng.
  • Ajarkan anak dan cucu. Ajarkan anak dan cucu Anda agar terbiasa memilah dan membuang sampah pada tempatnya. Berikan penghargaan jika mereka berhasil melakukannya dengan benar.

Kurangi Sampah di Luar

Walau di jalan ada petugas kebersihan, Anda juga bisa melakukan sesuatu agar lingkungan lebih bersih.

  • Bawa wadah sendiri. Bawalah botol saat membeli minuman, atau tempat saat membeli makanan di luar. Selain mengurangi sampah, Anda bisa yakin kalau wadah yang Anda gunakan bersih atau sudah dicuci dengan benar.
  • Pilih kemasan isi ulang. Ayo pilih kemasan isi ulang ukuran besar saat berbelanja minyak goreng, sabun cuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Lalu simpan dalam wadah berukuran besar. Secara ekonomi, kemasan isi ulang biasanya lebih murah.
  • Kantongi dulu. Buanglah sampah pada tempatnya. Jika tidak ada, kantongi dahulu sampai Anda menemukan tempat pembuangan sampah. Silakan bawa kantong plastik agar tidak mengotori tas Anda.

Yang tak kalah penting adalah menjaga semangat. Karena, kebiasaan baik biasanya akan terbentuk bila dilakukan secara terus menerus selama 21 hari, dan hati-hati, biasanya hanya butuh 5 hari berhenti melakukan kebiasaan itu untuk menghancurkannya. Jaga semangat dan tetap cintai lingkungan untuk lingkungan yang lebih bersih. (LK111)