Ombudsman RI Perwakilan Lampung Gelar Silaturahmi “Jejaring Ombudsman” (Pertemuan Berkala I)

153
kepala Ombudsman RI perwakilan provinisi Lampung Nur Rakhman Arif (memegang mickrofon) sedang memberikan materi

Bandarlampung, lampungkita.id – Ombudsman RI perwakilan provinsi Lampung menggelar Silaturahmi “Jejaring Ombudsman” bersama sejumlah aliansi di kantor Ombudsman, Jalan Way semangka Nomor 16A, pahoman, Bandar Lampung. Pertemuan pertama tersebut dalam rangka mengawasai pelayanan publik bersama sejumlah Aliansi.

Pertemuan tersebut dihadiri jaringan Ombudsman LBH Bandar lampung, Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Gerakan Desa Membangun (GDM) Lampung, Mitra Bentala, dan Ibu Profesional Lampung, serta Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Asisten Ombudsman Lampung Hidayat Pratama mengatakan, pertemuan pertama ini merupakan salah satu kegiatan pemanasan sebagai bentuk partisipasi masyarakat untuk bersinergi dengan Ombudsman, terlibat bersama dalam pengawasan pelayanan publik serta menyusun rencana tindak lanjut program.

“Pertemuan hari ini salah satu niat saya pertama mencharge lagi kepedulian permasalahan publik yang ada di komunitas teman-teman, kemudian supaya lebih kenal dengan teman-teman Ombudsman. Kemudian, Ombudsman ingin mengajak komunitas teman-teman untuk memberi edukasi kepada masyarakat terkait pelayanan publik yang baik,” Kata Hidayat saat memberikan materi, Jumat, 28/7

Selain itu, Hidayat menambahkan, jejaring Ombudsman diperbolehkan membuka tempat pelayanan pos pengaduan bagi masyarakat terkait permasalahan publik. Gagasan tersebut secara langsung dapat membantu tugas Ombudsman.

“Teman-teman bisa membuka tempat pelayanan mengadu. Goalnya teman-teman jejaring bisa menolong masyarakat sekitar untuk akses pelayanan publik yang terhambat. Ombidsman secara lembaga juga terbantu. Sehingga, pencegahan mal administrasi juga sudah teradvokasi, jika dari situ selesai, semua pasti berjalan lancar,” Terangnya.

Sementara itu Kepala Ombudsman Lampung Nur Rakhman Yusuf menambahkan, Ombudsman memiliki keterbatasan dalam mengawasi aspek pelayanan publik. Oleh karena, itu peran serta jaringan Ombudsman diharapkan dapat mengawasi ke semua aspek pelayanan publik.

“Banyak aspek pelayan publik harus terus diawasi. Tapi kita tidak bisa terus mengawasi hampir ke semua aspek. Oleh karena itu kita harus sama- sama saling mengawasi dan peduli dengan pelayan, karena imbasnya kepada kita dan masyarakat. Untuk kemudian, ini bisa kerja bersama untuk meningkatkan pelayan publik agar menjadi lebih baik lagi,” Kata Nur Rakhman Yusuf dipenghujung pertemuan

Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah poin. Pertama jejaring Ombudsman akan terlibat pertemuan berkala kedua, topik pembahasan mulai mengerucut. Kedua, jejaring Ombudsman akan memilih anggotanya untuk mengikuti training of trainer (ToT) . Ketiga, jejaring Ombudsman yang basisnya sudah siap akan mendapat sosialisasi dan edukasi dari pihak Ombudsman.(LK-002)