Ombudsman RI Perwakilan Lampung Sosialisasikan Pengawasan Pelayanan Publik di Desa Datarajan, Tanggamus

191
Warga Datarajan, Ulubelu berfoto beersama Ombudsman RI perwakilan Provinsi Lampung (foto LK002)

Tanggamus, lampungkita.id – Ombudsman RI perwakilan Provinsi Lampung bekerjasama dengan Jaringan Radio Komunitas Lampung (JRKL) dan Gerakan Desa Membangun (GDM) menggelar sosialisasi dengan tema “Pengawasan Pelayanan Publik oleh unsur Masyarakat” (Sosialisasi dan Edukasi) di Desa Datarajan, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Rabu, (9/10/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri kepala perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf beserta 4 orang asisten Ombudsman RI Perwakilan Lampung yakni Pj. Program Parmas/Pencegahan Hidayat Pratama, Asisten Pratama Singgih Samsuri dan Keasistenan Pencegahan M. Burhan. Selain itu turut hadir perwakilan Jaringan Radio Komunitas Lampung (JRKL) Rifky Indrawan.

Puluhan warga setempat dari berbagai latar belakang, seperti perwakilan ormas, tokoh masyarakat, dan berbagai organisasi – organisasi kemasyarakatan yang bergerak di berbagai bidang turut bersemangat menghadiri kegiatan tersebut.

Sosialisasi yang digelar di Balai Pekon Datarajan pukul 14.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan pastisipasi masyarakat dalam pengawasan penyelenggara pelayanan publik.

Kegiatan di rangkai dengan beberapa agenda kegiatan, yang pertama menceritakan pengalaman maladministrasi hingga proses pelaporan yang disampaikan Perwakilan JRKL, kemudian pengenalan terkait tupoksi dari Ombudsman dan pemutaran video singkat tentang Ombudsman

“Dari sejak kita dalam kandungan sampai kita meninggal pasti masih berhubungan dengan pelayanan publik, bila ada pelayanan yang buruk atau maladministrasi tentunya akan merugikan kita sendiri. Maka, kita sebagai pengawas eksternal memang harus berani melaporkan bila terdapat pelanggaran dari penyelenggara pelayanan publik,” Kata Nur Rahman Yusuf saat memberikan materi.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara peserta dengan pihak Ombudsman. Sesi diskusi pun berlangsung menarik, banyak peserta berantusias menyampaikan keluhan dan harapannya kepada pihak Ombudsman Provinsi Lampung untuk mencari solusi dari permasalahan yang kerab terjadi pada saat masyarakat Ulubelu menerima pelayanan publik

Acara diakhiri dengan pembacaan naskah deklarasi pos pengaduan masyarakat yang dibentuk oleh pemuda Datarajan. Pos tersebut berfungsi sebagai wadah dalam mendampingi warga yang sedang mengalami permasalahan pelayanan publik. Kegiatan diitutup dengan foto bersama. (LK002)