Petani Ikan Nila Resah, Harga Anjlok

73

Simalungun, lampungkita.id – Ada sekitar 37 orang petani budidaya ikan Nila di Haranggaol Kecamatan Haranggaol Horisan Kabupaten Simalungun mengaku resah dan was-was karena semakin bertambahnya jumlah kolam Keramba Jaring Apung (KJA) milik oknum-oknum pengusaha.

“Saya sangat kasihan terhadap 37 orang petani yang harga jual ikannya anjlok saat di panen. Untuk balik modal pun tidak tercukupi lagi,” kata Sopan Haloho alias Bombom, Ketua Bidang Perikanan Asosiasi DEARMA Haranggaol, Kamis (13/9) siang kepada Pewarta melalui saluran selulernya.

Menurutnya, akibat jumlah kolam KJA terus bertambah, panen ikan Nila pun melimpah sehingga mengakibatkan harga pun anjlok. Bombom pun berharap agar oknum pengusaha yang asli warga Haranggaol supaya menumbuhkan rasa empatinya terhadap petani pembudidaya ikan yang bermodal kecil, tidak untuk memperkaya diri sendiri saja. (*)