Jakarta, lampungkita.id – Kementerian PU membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) 2026. Program ini dilaksanakan pada 12.000 lokasi di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan.
Rekrutmen TPM dilakukan untuk mendukung pelaksanaan program padat karya yang melibatkan masyarakat secara langsung. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membuka peluang kerja di berbagai daerah.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebut program P3TGAI memiliki peran penting dalam pemerataan pembangunan. Program ini juga dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui keterlibatan langsung dalam pembangunan infrastruktur.
“Program ini adalah instrumen penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat. Dengan melibatkan warga setempat dalam pembangunan, padat karya membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan daya beli masyarakat,” ujar Menteri Dody dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 4 April 2026.
Melalui skema tersebut, dana pembangunan berputar langsung di tingkat desa sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur irigasi yang dibangun. Seiring dengan perluasan program di tahun 2026, kebutuhan TPM menjadi krusial untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, TPM akan mendampingi kelompok petani seperti Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A (GP3A), hingga Induk P3A (IP3A). Pendampingan dilakukan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan konstruksi sederhana, hingga pengelolaan administrasi kegiatan.
Selain itu, TPM juga berperan dalam menjaga kualitas pekerjaan serta membantu penyusunan laporan kegiatan. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pengelolaan irigasi di tingkat masyarakat.
Salah satu unit pelaksana teknis Kementerian PU, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, membuka pendaftaran TPM secara daring. Proses pendaftaran berlangsung mulai 2 April hingga 5 April 2026 melalui laman resmi https://bit.ly/P3TGAI2026BBWSPOMJEN.
Seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi administrasi, tes tertulis, dan wawancara. Hasil akhir seleksi direncanakan diumumkan pada 17 April 2026.
Kementerian PU menyatakan rekrutmen terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi persyaratan. Peserta dengan pengalaman di bidang pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan irigasi akan menjadi prioritas dalam seleksi.
Melalui program ini, pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur irigasi, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat. Program P3TGAI diharapkan mampu mendorong peran aktif petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. (*)






