Perbaikan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Dikebut, 13 Km Ditangani Tahun 2026

Tulang Bawang, lampungkita.id – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan, khususnya pada ruas strategis Gedong Aji–Umbul Mesir di Kabupaten Tulang Bawang.

Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengungkapkan, total panjang ruas jalan tersebut mencapai 31,5 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 22,7 kilometer berada dalam kondisi rusak berat dan memerlukan penanganan segera.

Menurutnya, perbaikan difokuskan pada titik-titik dengan tingkat kerusakan paling parah yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Selain itu, langkah ini juga bertujuan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat setempat.

“Tahun 2026 ini kita tangani sepanjang 13 kilometer dengan lebar 8 meter melalui dua paket pekerjaan, dengan total anggaran Rp135 miliar. Insyaallah sisanya akan kita selesaikan pada tahun depan,” jelas Taufiqullah, Senin 6 Maret 2026.

Ia menambahkan, ruas jalan Gedong Aji–Umbul Mesir memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Hal ini tidak terlepas dari posisi Kabupaten Tulang Bawang sebagai salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Lampung.

“Jika kondisi jalan baik, ongkos produksi petani, termasuk distribusi gabah, dapat ditekan. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Taufiqullah menegaskan bahwa pihaknya siap mempercepat proses pengerjaan sesuai arahan Gubernur Lampung. Meskipun target penyelesaian dalam kontrak ditetapkan hingga Desember 2026, pemerintah berupaya mempercepat hingga September 2026.

“Kalau secara target kontrak sampai Desember 2026, namun Pak Gubernur menginstruksikan harus lebih cepat, yakni September 2026. Kita akan kebut untuk mengejar target tersebut,” tegasnya.

Dengan percepatan ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang dan sekitarnya. (*)