Padang Pariaman, lampungkita.id – Kepedulian terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui gerak cepat lintas sektor membantu seorang mahasiswi yatim yang hidup dalam keterbatasan.
Mahasiswi tersebut adalah Rini Putri Yeni (24), mahasiswa semester akhir di UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang tengah berjuang menyelesaikan skripsi di tengah kondisi ekonomi yang memprihatinkan.
Kasus ini mencuat setelah Kepala Dinas Sosial P3A Padang Pariaman, Siska Primadona, menerima laporan dari Forum TKSK terkait kondisi Rini yang sangat membutuhkan perhatian.
Koordinator TKSK Kabupaten Padang Pariaman, Rina Andriati, kemudian menginstruksikan TKSK Kecamatan VII Koto untuk segera melakukan assessment lapangan.
Dari hasil assessment diketahui, Rini yang tinggal di Pasie Laweh Bisati, Nagari Bisati Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, harus menjalani kehidupan berat setelah kehilangan kedua orang tuanya. Ia kini tinggal bersama kakaknya dalam kondisi rumah yang kurang layak, dengan keterbatasan biaya hidup dan kebutuhan pendidikan.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial dan disampaikan kepada Bupati Padang Pariaman, John Kenedi Azis.
Tanpa menunggu lama, Bupati bersama Ketua TP PKK sekaligus Ketua LKKS Padang Pariaman, Nita Aziz, langsung mengunjungi kediaman Rini untuk memberikan bantuan.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp1,5 juta, sembako, perlengkapan kamar, serta kebutuhan dasar lainnya.
Tak hanya itu, Bupati juga memastikan akan membangunkan rumah layak huni bagi Rini melalui Baznas Kabupaten Padang Pariaman sebagai bentuk dukungan jangka panjang.
Upaya kolaboratif ini juga melibatkan ASPILA yang turut memberikan bantuan sebesar Rp1,5 juta untuk meringankan beban Rini dan keluarganya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD, pihak Baznas, camat, kepolisian sektor setempat, wali nagari, serta masyarakat yang memberikan dukungan moral.
Kisah Rini menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian dan kolaborasi berbagai pihak mampu menghadirkan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan perhatian sosial dan pendidikan. (*)






