Pembangunan Jalan Kasui–Air Ringkih Mulai Direalisasikan

Way Kanan, lampungkita.id Pemerintah Provinsi Lampung mulai memfokuskan pembangunan infrastruktur pada ruas Kasui–Air Ringkih di Kabupaten Way Kanan, yang selama ini menjadi salah satu titik dengan kondisi jalan paling memprihatinkan.

Ruas jalan sepanjang 26,295 kilometer ini diketahui baru memiliki tingkat kemantapan sekitar 45,03 persen. Selama lebih dari 15 tahun, sebagian besar jalan mengalami kerusakan berat, bahkan ada titik yang belum pernah tersentuh aspal, sehingga menghambat aktivitas masyarakat.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa pembangunan ruas Kasui–Air Ringkih menjadi prioritas karena besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang layak.

“Kurang lebih 15 tahun jalan ini tidak diperbaiki. Masyarakat sudah sangat sabar. Karena itu, saya minta pekerjaan dilakukan dengan kualitas terbaik dan sesuai spesifikasi,” ujarnya saat meninjau lokasi, Rabu 8 Maret 2026.

Pada tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp53,319 miliar khusus untuk penanganan ruas ini. Pekerjaan difokuskan pada sepanjang 5,6 kilometer yang dibagi dalam dua segmen.

Tidak hanya perbaikan, proyek ini juga mencakup peningkatan kapasitas jalan. Lebar badan jalan yang sebelumnya sekitar 3,5 meter akan diperluas menjadi 6 meter, ditambah bahu jalan masing-masing 1 meter di sisi kanan dan kiri, sehingga total lebar mencapai 8 meter.

Dari sisi konstruksi, metode pembangunan juga ditingkatkan dengan menggunakan rigid pavement menggantikan aspal (hotmix). Langkah ini diambil untuk memastikan jalan lebih tahan lama, terutama menghadapi beban kendaraan berat dan kondisi cuaca.

Ruas Kasui–Air Ringkih memiliki nilai strategis karena menjadi jalur penghubung antarwilayah. Ke depan, jika tersambung hingga perbatasan Sumatera Selatan, jalur ini berpotensi memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan logistik. (*)