Kementan Kucurkan Bantuan Rp1,4 Triliun untuk Pertanian Lampung

Bandar Lampung, lampungkita.id Pemerintah pusat mengalokasikan total anggaran sebesar 1,4 triliun rupiah untuk mendukung sektor pertanian di Provinsi Lampung. Bantuan ini disiapkan guna mendukung pencapaian target luas tanam 850 ribu hingga 1 juta hektare.

Dukungan finansial dari APBN ini mencakup pembiayaan program cetak sawah baru hingga rehabilitasi jaringan irigasi perpipaan. Selain itu pusat juga menyiapkan paket bantuan benih padi gratis untuk luasan lahan 119.055 hektare.

Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementan, Tin Latifah, merinci dana tersebut juga mencakup dana stimulus komoditas hortikultura senilai 1,5 miliar rupiah. Pihak kementerian menegaskan seluruh paket bantuan operasional ini tidak akan turun secara otomatis tanpa usulan daerah.

Tin Latifah meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk lebih aktif dalam mengajukan proposal usulan kebutuhan riil petani. Skema birokrasi penyaluran bantuan kementerian mensyaratkan adanya proses verifikasi dan validasi data yang ketat dari tingkat bawah.

“Bantuan tidak akan sampai kalau tidak diusulkan, harus diusulkan baru kemudian disalurkan. Jadi pemerintah daerah harus lebih aktif mengajukan proposal,” ucap Tin Latifah pada Selasa, 26 Mei 2026.

Pemerintah daerah diharapkan segera merespons peluang investasi sektor pertanian ini dengan mempercepat pengumpulan berkas kelompok tani. Kelambatan administrasi di tingkat dinas wilayah akan merugikan pemenuhan kebutuhan sarana produksi para petani.

Kementan berkomitmen mengawal transparansi penyaluran bantuan ini agar tepat sasaran dan bebas dari praktik penyelewengan. Sinergi pengawasan bersama instansi penegak hukum akan diperketat di seluruh titik distribusi pupuk dan benih.

Kombinasi stimulus anggaran dan pendampingan teknis ini diharapkan mampu menaikkan kelas kesejahteraan para petani di Lampung. Kemudahan akses sarana produksi akan bermuara pada penguatan ketahanan pangan regional secara berkelanjutan. (*)